Sejarah Singkat

Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Widya Dharma Palembang berdiri pada tanggal 28 Agustus 1997 sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di bidang kesehatan. Kehadiran akademi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan tenaga profesional radiografer yang semakin meningkat, baik untuk pelayanan radiodiagnostik (pemeriksaan radiologi) maupun radioterapi (penanganan pasien kanker dengan radiasi).

Pada masa itu, jumlah tenaga kesehatan di bidang radiologi masih sangat terbatas, khususnya di wilayah Sumatera Selatan. Melihat kondisi tersebut, Yayasan Widya Dharma berinisiatif mendirikan lembaga pendidikan tinggi yang secara khusus mencetak tenaga kesehatan terampil dan berkompeten di bidang radiodiagnostik dan radioterapi. Dengan dukungan berbagai pihak, ATRO Widya Dharma resmi memperoleh izin operasional dan mulai menerima mahasiswa baru.

Sejak awal berdiri, ATRO Widya Dharma mengusung semangat “Widya” yang berarti ilmu pengetahuan dan “Dharma” yang bermakna pengabdian. Filosofi ini menjadi landasan bahwa setiap lulusan tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai tanggung jawab, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama lebih dari dua dekade perjalanan, ATRO Widya Dharma terus berkembang baik dari sisi akademik maupun nonakademik. Kurikulum pembelajaran disesuaikan dengan standar nasional dan kebutuhan dunia kesehatan modern. Fasilitas laboratorium dan peralatan praktikum juga terus ditingkatkan agar mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang mendekati kondisi nyata di rumah sakit.

Selain itu, ATRO Widya Dharma memperluas kerja sama dengan berbagai rumah sakit, klinik, dan pusat kesehatan di Palembang maupun daerah lainnya. Hal ini memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk menjalani praktik kerja lapangan, sekaligus membangun jaringan profesional sejak dini.

Hingga saat ini, ATRO Widya Dharma telah meluluskan banyak alumni yang berkiprah di berbagai rumah sakit pemerintah maupun swasta, baik di dalam maupun luar Sumatera. Para alumni dikenal sebagai tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas, dan siap bersaing dalam dunia kerja.

Lebih dari sekadar lembaga pendidikan, ATRO Widya Dharma hadir sebagai wadah pengembangan sumber daya manusia di bidang radiologi yang berkomitmen mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. Dengan semangat pengabdian dan dedikasi terhadap dunia pendidikan, ATRO Widya Dharma akan terus berupaya mencetak radiografer profesional yang unggul, sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global.